OBAT STRES DENGAN HOBI

Yang Maha Kuasa menciptakan mahluk yang disebut manusia ini sangatlah sempurna. Ada begitu banyak hal-hal yang bisa kita pahami, tapi pasti ada juga hal-hal yang jelas sulit bahkan nggak mungkin dimengerti, seperti ruh yang selalu “setia” mendampingi kemana saja kita pergi, dalam suka dan duka, kecuali waktu kita sedang tidur dan kalau sudah tiba “waktunya” yang memang pasti.

“DALAMNYA LAUTAN BISA DIUKUR, DALAMNYA HATI … WHO KNOWS?

“BURUK RUPA CERMIN DIBELAH”  (Dia yang salah, kok orang lain yang dimarahi..)

Dua kalimat di atas walau cuma peribahasa, setidak-tidaknya membuktikan keterbatasan manusia dalam memahami dirinya sendiri, apalagi ciptaanNya yang lain di luar manusia. Manusia yang serba “terbatas”. Ada orang Sunda bergurau tapi maknanya “dalam” : MANUSIA=Mana Nu Sia! kalau diTranslate ke obrolan Betawi artinya “Mane Punya Lo!”.
Satu karunia lagi bagi manusia misalnya hobi, bersyukur kita diberi sesuatu “unsur” yang bernama hobi. Betapa berharganya kalau kita mempunyai hobi. Adakah manusia yang nggak mempunyai hobi? Mungkin ada yang belum tau apa sih hobi itu ? Hobiku apa sih ? Menurut pemahaman saya yang sederhana kurang lebih begini, ada satu pekerjaan/kegiatan di mana pekerjaan/kegiatan tersebut kalau dijalankan oleh seseorang maka sangat menyenangkan bagi yang melakukannya meski tanpa upah, pamrih, pujian dan sebagainya. Ada orang demi kelangsungan hidup hobinya, apapun bisa jadi korban, bisa jadi nomer ke sekian, termasuk pasangan.
Apa hobi kamu? “Main musik !!..”Tapi kalo nggak ada yang ngajak rekaman atau manggil untuk manggung atau ngajakin nge-band gimana?, “Oh nggak papa, biar sendirian gw tetap main gitarrr..jreng..gonjrang ..gonjreng, “Saya tetap gedebak gedebug duk csss, main drumm” … “Dan aku tetap ngak ngik nguk ngek ngok.. nggesek biola sambil menghayal seperti Pak Idris Sardi atau Vanessa Mae. Itu yang namanya hobi.
Hobinya menggambar..!.. “Kok belum ada yang ngajak pameran sih?, “Iya, tapi nggak papa deh, saya tetap demen kok curat coret di buku gambar, melukis tentang situasi yang sedang carut marut”.  “Hati-hati jangan di tembok orang!.  Begitulah hobi.
Main badminton? Main catur? Baca buku? Menulis? Mancing ikan yang bisa menghabiskan waktu di pinggiran empang, di derasnya aliran sungai atau di tengah lautan biru, berjam-jam hingga seharian?.
Atau barangkali hobinya yang berhubungan dengan seni olah makanan?. Kan biar jadi ahli seperti Farah Quinn yang manis. Atau yang berhubungan dengan urusan MINUMAN?.
Ada kegemaran lain ?, belanja ke mall !!. Wah kalau belanja ke mall itu termasuk hobi atau bukan yah?, Soalnya nggak ada alternatif penggantinya, harus selalu pake duit sih, coba kalo nggak punya duit, demi hobi jadinya “gesek” sana “gesek” sini nanti, jadi maksa-maksain ngutang ?. Secara nggak langsung berarti hobinya gesek kartu di situ gesek kartu di sono, ngutang. Kalo main musik nggak ada alat ada penggantinya kan?, pake mulut bisa atau cukup dengerin musik. Menggambar kalo nggak ada alat lukis bisa cuma pakai pinsil di kertas. Kalo olahraga banyak pilihan, nggak ada raket atau bola, yah cukup lari-lari kecil atau jalan santai aja, namanya juga olahraga, atau bisa juga nonton olahraga aja tiap akhir pekan, bisa juga kan? Meski belum tersalurkan.
Yang sangat terasa kalau kita sedang mengalami kondisi yang kurang mengenakkan, lagi nggak mood,lagi stres, lagi jenuh, hobi kita bisa jadi obat yang cukup mujarab untuk sekedar meringankan beban pikiran.
Meski begitu, hobi bisa saja malah menjadi penyebab tidak langsung stres. Hobi yang dijadikan profesi, mata pencaharian. Seseorang yang hobi musik, seni peran atau olahraga, badminton, sepakbola misalnya, waktu dia dalam masa meniti karir tapi memasang target terlalu tinggi bahkan bermimpi ingin jadi musisi top, aktor terkenal, jadi aktris seksi, artis papan atas, ingin bisa masuk TV lalu mendapat gelar selebriti, kemudian diliput berulang-ulang sampai orang bosen. Kalau cita-citanya atau mimpinya itu tidak kunjung menjadi kenyataan ?…

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s