INDONESIA MASIH BUTUH “JENDERAL”?

Indonesia yang demokratis, tapi sekarang masih butuhkah Indonesia dengan kehadiran seorang “JENDERAL?”
Negara adidaya Amerika Serikat yang mengklaim dirinya sebagai pelopor demokrasi, merdeka dan terlepas dari cengkeraman para penjajah pada tahun 1776 hampir 100 tahun kemudian masih dilanda perang sipil, perang saudara di beberapa state. Negara Indonesia yang memproklamirkan dirinya merdeka tahun 1945, sekarang tahun 2011, berarti sudah 66 tahun, kalau dianalogikan dengan kondisi di Amerika dulu, untuk mencapai 100 tahun (pada tahun 2045), berarti mungkin masih sekitar 34 tahun lagi di Indonesia akan sering terjadi “hiruk pikuk”, “perang sipil”, “perang saudara”. Perang-perang tersebut bukan dalam arti perang dengan senjata mesiu seperti di Amerika jaman Presiden Abraham ‘Abe’ Lincoln tersebut (dan mudah-mudahan tidak terjadi), tetapi perang untuk memperebutkan bermacam-macam kepentingan. Mudah-mudahan di Indonesia, nggak sampai 34 tahun, cepat berakhir “hiruk pikuk” dan “perang saudara” yang masih sering terjadi antara orang-orang yang berada di “level atas”, kasihan orang-orang yang “di level bawah”, bisa ketularan. Orang-orang di level bawah” kan meniru yang diteladani/dicontohkan orang-orang di “level atas. Dan lagi, di saat “orang-orang luar negeri sana” sudah bersiap-siap segera mengkavling-kavlingkan satelit bumi yaitu bulan, dan mungkin ingin segera membangun sebuah stadion yang megah, barangkali mau mengelola semacam Amazing Tourism Park masa depan di sana. Atau jangan-jangan, “mereka” malah sudah “ON-FIRE” untuk “menganeksasi” planet merah Mars, meski belum kelihatan “siapa” sekarang yang sedang berkuasa di sana, demi membangun “dunia baru” yang sangat berbeda dengan yang di bumi.
Sementara bangsa Indonesia kalau masih saja berkutat dengan  … lagi … lagi?.
Indonesia sekarang masih butuh seorang “JENDERAL”?. “JENDERAL” di sini barangkali bukan berarti harus Jenderal berbintang yang dari institusi militer atau departemen kepolisian, karena walaupun seorang Jenderal, tapi kalau nggak punya “kekuatan”, nggak punya nyali, malah bisa jadi tahanan, bisa jadi bulan-bulanan, bisa jadi ditepok sana ditepak sini juga. Pada masa-masa yang telah lalu, “Jenderal” itu, bisa identik dengan “orang kuat”, mau “Jenderal” yang baik atau yang tidak baik. “JENDERAL” tersebut biasanya :

-Benar-benar tegas dan sangat memegang teguh prinsip.
-Seorang negarawan sejati, cinta tanah air apapun resikonya.
-Sangat disegani baik kawan maupun lawan.

Bisa juga sebutan “JENDERAL” untuk sebuah SYSTEM yang sangat kuat. Dan “JENDERAL”, baik yang bentuknya individu maupun “SYSTEM” tersebut nggak perlu mengerti banyak soal teknik apalagi IT-nya, tentang ekonomi, masalah hukum, nggak perlu sampai jenjang Strata 3, level profesor, setingkat tukang Insinyur, atau yang MBA-MBA atau ING, atau bahkan Kyai, nggak perlu lulusan dari Harvard, cumlaude Boston, Al-azhar dll, tapi yang penting terbukti bisa “NGATUR” dan membuat “NURUT” semua orang-orang teknik ditambah IT-nya, para pakar ekonomi, orang-orang yang ahli hukum dan praktisi-praktisinya, yang level Strata 3. yang sudah profesor, sampai tukang Insinyur, atau “MBA MBA”, yang sudah lulus dari Harvard, jebolan Boston, tamatan Al-Azhar dan lain-lain, untuk bisa bersatu, bergerak terus menerus, bersama-sama membuat Indonesia menjadi besar dan disegani dalam arti yang sesungguhnya dan terus melangkah maju.
Sudah ada beberapa yang berlaku seperti “JENDERAL”, tapi sayang masih banyak punya kelemahan-kelemahan, akhirnya kandas, tenggelam ditelan bumi.

Advertisements

About blogini
Site ini berisi tentang gambaran keadaan sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: