JADI RUMIT DAN BERLARUT-LARUT

Jaman sekarang yang seharusnya nggak rumit kok jadi (dibikin) rumit dan berlarut-larut.  Idealnya kan yang rumit bisa dibikin (jadi) nggak rumit dan nggak berlarut-larut.
Kalau sudah begitu kan akhirnya ada aja yang memanfaatkan situasi yang tadinya nggak rumit terus jadi (dibikin) rumit hingga berlarut-larut. Daripada keluar biaya yang mahal dan lagi kan susah bikin sendiri yang nggak rumit terus dibikin jadi rumit-rumit dan berlarut-larut.
Dan kalau sudah begitu kan, kasihan “mereka2” yang “di bawah”, yang masih saja punya masalah yang itu-itu terus dari hari ke hari yang sebenarnya nggak rumit dan berlarut-larut jadi juga ketularan rumit dan berlarut-larut.
Dan akhirnya yang tadinya banyak yang senang melihat yang nggak rumit dan nggak berlarut-larut,  jadi pada sebel karena jadi (dibikin) rumit dan berlarut-larut.
Apakah memang “mereka” yang sebenarnya nggak rumit senang membikin (jadi) rumit dan berlarut-larut ?.
Atau apakah memang tanpa “mereka” sadari “mereka” memang manusia yang rumit ?
Dan repotnya lagi, yang dulunya yang nggak rumit terus jadi (dibikin) rumit dan berlarut-larut belum kembali menjadi nggak rumit dan nggak berlarut-larut, ehh..sudah ada lagi (nambah) “yang baru” yang nggak rumit terus jadi (dibikin) rumit dan berlarut-larut oleh (lagi-lagi) “mereka” yang senang bikin rumit dan berlarut-larut.

   “ORANG TERKADANG JADI  RUMIT DAN BERLARUT-LARUT”

Advertisements

About blogini
Site ini berisi tentang gambaran keadaan sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: