ILMUWAN DAN BLOGER INTERNET

ILMUWAN belum tentu BLOGGER. Tapi BLOGER sudah pasti ILMUWAN, punya ilmu juga. Apapun kualitasnya

 

 

 

 

 

 

ILMUWAN  menuntut ilmu pengetahuan kemudian memahaminya secara mendalam atas petunjuk guru yang tentu saja seorang ilmuwan juga, kemudian diakui punya ilmu oleh orang-orang yang berilmu lebih dulu dengan julukan atau gelar sarjana seperti S1 Insinyur Master Kyai Ustadz Doktor, Profesor NBA Spd dll,  baru kemudian kalau perlu buat Blog di Internet. Atau ada juga yang belajar secara otodidak, belajar sendiri utak atik sendiri ngoprak ngoprek sendiri sampai menghasilan sesuatu penemuan, kalau perlu penemuan yang revolusioner, sesuatu yang belum ada di dunia ini hingga mendapat hadiah Nobel, lalu ngeblog di Internet? Terserah. Kalau dua yang di atas itu sifatnya natural, alamiah. Orang-orang tersebut memang asli ilmuwan, cendikiawan, scientist, seorang penemu abad ini, spesialis di suatu bidang disiplin ilmu dll. Sebelum ada BLOG di internet, mereka memang sudah punya ilmu pengetahuan, dan mereka tetap jalan terus dengan ilmunya.  Contohnya dari jmannya para nabi dan rosul, para  ilmuwan abad ke 15 jaman dulu, para ahli teknik abad 16, para ilmuwan abad 17″ dst pokoknya sebelum ada komputer dan internet-lah.  Atau bahkan sesudah ada BLOG Internet. Bagi para ilmuwan dan juga bagi sebagian kalangan yang lain, sistem BLOG di internet hanya sebagai media atau alat untuk menyampaikan misi dan visi mereka, mengamalkan ilmu pengetahuan yang mereka miliki, share with your closest friend, bahkan sebagian dari mereka barangkali nggak perlu mengelola sebuah blog di internet, bahkan mungkin sebagian dari mereka juga nggak tau banyak ada yang namanya BLOG di internet, kalaupun perlu memanfaatkan media BLOG di internet,  ya NUMPANG aja, ngikut aja di blog orang lain terutama yang sudah ramai pengunjung dan sesuai dengan kategorinya. Kok NUMPANG ?, istilah seperti naik angkutan umum, naik gratis, tapi nanti pas turun bayar loh !”, untuk menulis artikel di kolom yang tersedia dengan tema tertentu yang sesuai dengan disiplin ilmunya. Malahan bisa terbalik, pengelola blog-nya yang mencari-cari para ilmuwan, para ahli, terutama ilmuwan yang sudah tersohor sudah ngetop. Maka ketika namanya yang sudah ngetop atau kondng, atau bidang spesifik yang digelutinya ketika diSearch di GOOGLE, YAHOO atau search engine yang lainnya, kemungkinan besar, namanya atau ulasan ilmuwan tersebut bisa muncul di halaman terdepan dengan mengikut-sertakan nama media Blognya. Jadi yang numpang ngetop itu blognya. Ilmuwan tersebut nggak perlu banyak tau tentang cara-cara ngeBLOG atau trik-trik lainnya. Apalagi blog yang berbayar 

kalau BLOGER setelah menentukan di mana bikin blognya,yang gratis atau yang bayar, lalu bikin akun, bikin user profile, kemudian menjalani dan memahami seluk-beluk Blog di Internet sampai detail sedetilnya, termasuk atas petunjuk para gurunya yangsudah sukses di dunia blog, kemudian diakui sebagai BLOGER oleh sebuah system, baru kemudian cari cari ilmu pengetahuan lagi. Untuk apa?. Banyak Blogger-blogger yang sudah top menyarankan blogger yang baru agar terus UPDATE REGULARLY, update konten terus, setiap hari, seminggu sekali, dua minggu tiga kali atau mungkin seminggu 4 kali. Karena konten adalah segalanya untuk BLOG.

“Blogs that have more frequent and regular posting schedules seem to develop an audience quicker” (wordpress.com).

Kalau update artikel yang dilakukan hanya update kata-kata atau kalimat yang sudah ada dalam artikel lama dimodifikasi atau ditambah sedikit, mungkin lebih mudah. Tapi kalau sudah urusan menyangkut “Add NEW POST ARTICLE, ini yang berat bagi sebagian yang punya blog.  Maka ketika para admin blog, stok artikelnya sudah mulai menipis, makin tipis dan akhirnya abis, bloger-blogger tersebut mau tidak mau harus update knowledge lagi, gimanapun caranya termasuk cari ilmu lagi sebagai bahan inspirasi, baik yang instan maupun yang dengan cara yang susah payah, struggle,  bahkan mungkin kalau perlu harus jadi photografer dadakan, amatiran, apapun yang aneh-aneh dan unik-unik difoto bahkan dari yang serem-serem hingga yang polos terbuka bisa dilihat dengan mata telanjang, kasat mata,, lalu diberi sedikit penjelasan dengan kalimat yangsingkat atau sales letter yang menarik, kontroversial kemudian PUBLISH POSTING Semuanya demi kelangsungan hidup BLOG-nyaatau demi eksistensi, biar tetap eksis. Mungkin cara-cara di atas adalah  sisi positif dari ngeBLOG, cari ilmu lagi untuk BLOG.  Sisi negatifnya,  bagi yang lemah, pengen cepat-cepat maju tanpa kerja keras, cara instan, maka terjadilah apa yang dinamakan Copy Paste, menjiplak 100% artikel  atau tulisan dari blog milik orang lain, atau dengan apapun caranya, yang penting artikelnya bertambah banyak. Kesannya blognya jadi powerful.

Namun yang pasti, antara BLOGER dengan ILMUWAN ada kesamaannya yaitu sama-sama ILMUWAN.

Advertisements

About blogini
Site ini berisi tentang gambaran keadaan sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: