CEMILAN BISA MENGAKIBATKAN KRISMON ?

emilan,  ngemil, terus terang saya kurang tau aslinya serapan dari bahasa mana, tapi kalau melihat di kamus Inggris-Indonesia, ada kata “meal” (baca : mi’l) yang artinya makanan. Entah yang nyerap orang Inggris atau Orang Indonesia yang nyerap, tapi maknanya sama, yaitu makanan.  Cemilan kata bendanya, ngemil kata kerjanya.  Kalau makanan besar atau yang utama, seperti nasi + sayur +lauk-pauknya disebut FOOD.  Kalau cemilan, antara lain makanan ringan,  seperti kue-kue,  misalnya biskuit, wafer, cokelat dll, atau kacang telor, kacang atom serta keripik dan kerupuk yang dipecah kecil-kecil yang jadi kesukaan anak-anak.
Tapi dalam artikel ini,  karena alasan tertentu dan yang sifatnya sementara, saya menganalogikan cemilan dan ngemil ke hal-hal lain di luar makanan.  Arti cemilan dan ngemil yang sangat identik dengan sebuah makanan, menjadi untuk semua barang :

“KEBUTUHAN TAMBAHAN SELAIN KEBUTUHAN UTAMA YANG JIKA KEBUTUHAN ITU TIDAK ADA ATAU BELUM TERPENUHI, TIDAK AKAN JADI MASALAH BESAR”

CEMILAN SEBAGAI MAKANAN :  Sebagian orang menganggap, bahwa cemilan bisa mengusir rasa kantuk.  Misalnya di dalam ruangan kantor, banyak pegawai atau karyawan,  menyediakan makanan ringan di mejanya masing-masing, seperti kacang, kue-kue dan permen.  Itu semua untuk “menemani” aktifitas mereka di kantor, supaya nggak ngantuk. Meskipun kebanyakan ngemil cemilanpun akhirnya jadi ngantuk juga. Sebagian lagi cemilan untuk sekedar hiburan. “Ada yang punya makanan nggak?, minta dong..iseng nih!”. Jadi cemilan tersebut bukan untuk lapar, untuk “hiburan”. Ini salah satu yang membuat sebagian orang jadi cepat gemuk. Bagaimana kalau sudah ngemil sampai kenyang ? Siangnya tetap ada yang makan nasi lagi, ada juga yang tidak. Ada anggapan, pokoknya sebelum makan nasi, meskipun sudah kenyang, sama juga belum makan. Sebagian orang lainnya menganggap cemilan bisa menggemukkan badan. “Kamu kok dari dulu kuruuus terus, nggak gemuk-gemuk, ngemil dong yang banyak, jangan nasi aja”.

CEMILAN SEBAGAI SELAIN MAKANAN : Contohnya kendaraan. Kendaraan butuh “cemilan” juga?. Ya. Seperti cemilan sebagai makanan pada penjelasan sebelumnya yang bisa mempengaruhi aktifitas atau badan yang kurus supaya jadi gemuk tadi, maka si pemilik kendaraan dengan berbagai dalih, membeli “cemilan” juga, biar keren, gaul, ada yang bilang, kendaraan nggak dimodif = banci. Misalnya motor, “cemilan” motor, seperti penutup pentil yang menyala aneka warna, stiker macam-macam kartun, atau knalpot yang tadinya silent, diganti, jadi bersuara “menggelegar”, lampu belakang yang tadinya warna merah kok (malahan) diganti jadi putih, terus jok diganti jadi warna lain dll. Itu “cemilan” motor, yaitu asesories. Tanpa cemilan ? Tanpa asesories ? Ya motor tetap bisa jalan juga. Begitu juga (apalagi) dengan kendaraan jenis mobil sampai (entah) pesawat terbang pribadi atau kapal pesiar. Masing-masing tentu saja berbeda “cemilannya”.

Dan banyak lagi CEMILAN SELAIN MAKANAN yang lainnya.

Yang rutin mengunjungi mini market, supermarket hingga hypermarket, mungkin untuk berbelanja bulanan. Beranikah menjamin,  ketika telah berada dalam sejuk dan nyamannya ruang belanja, tidak tergoda untuk (jadi) membeli yang lain ? Apalagi bawa anak-anak. Semuanya bisa jadi membeli cemilan untuk ngemil, yang awalnya nggak niat.

Ratusan juta orang senang cemilan,  senang ngemil,  orang miskin senang cemilan, kok bisa?,  ada  lho, jajanan yang harganya Rp.500 (yang jualan untungnya berapa ?),  lalu orang sederhana juga ngemil,  kalangan menengah ke atas pun ngemil,  orang super kaya yang masuk sudah masuk “daftar” dalam sebuah majalah ? Entah,  mereka senang cemilan juga nggak yah? Dan kalau senang,  berapa nilai budget cemilannya? dan dalam bentuk apa ?.

Advertisements

About blogini
Site ini berisi tentang gambaran keadaan sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: