KEKURANGAN YANG BISA MENJADI MODAL UNTUK KESUKSESAN

Banyak orang yang minder karena merasa keadaan dirinya, menyadari di dalam dirinya ada perbedaan-perbedaan jauh, ada kekurangan yang sangat mencolok, lain dari yang lain dibanding rekan-rekan sebayanya atau di dalam lingkungannya. Dalam sejarah, banyak orang yang sukses justru orang tersebut mampu memanfaatkan atau setidaknya menjadikan kekurangannya menjadi motivasi yang sangat kuat untuk berhasil. Dalam tulisan ini diambil beberapa contoh dari kalangan atlit-atlit yang terkenal, di mana mereka punya kekurangan, maksudnya kekurangan di sini bukan cacat, tapi yang postur tinggi badannya kurang atau jauh dibanding rekan-rekannya atau lawannya. Istimewanya mereka mampu menutup kekurangannya tersebut dengan memanfaatkan kelebihan yang ada di dalam dirinya secara maksimal untuk sukses.

1. Diego Armando Maradona.  Apa yang kurang dari seorang Maradona ? Postur tubuh. Dengan postur tubuh yang kurang dari 170cm, untuk di negaranya Argentina mungkin masih bisa bersaing, karena postur pesepakbola di salah satu negara Amerika latin tersebut masih banyak yang di bawah 180cm. Tapi untuk bermain di level yang lebih tinggi, terutama dengan tim-tim Eropa ?. Kemungkinan 99% pemain-pemain sepakbola di Eropa, tinggi badannya sudah di atas 180cm semua. Tapi Diego Maradona kembali membuktikan bahwa postur yang kurang ketika berhadapan dengan tim-tim Eropa bagi dia bukan jadi alasan untuk gagal berprestasi. Prestasinya membawa tim Argentina meraih juara dunia yang ke dua kalinya pada tahun 1986 di Meksiko.

2. Allen Iverson. Sempat sukses bersama salah satu tim bola basket NBA, Philadelphia 76-ers. Tinggi badannya yang di bawah 180cm, untuk cabang olahraga selain bola basket, tinggi tersebut masih bisa unggul dan bersaing. Tapi untuk arena kompetisi NBA yang sebagian besar dihuni oleh pebasket yang jangkung-jangkung ? Logikanya sulit untuk bersaing.  Tinggi badan pemain basket NBA diatas 190cm, ada yang 200cm bahkan sampai 216cm.  Tapi Allen Iverson bisa menutup segala “kekurangan” yang ada di dirinya dengan ciri khas permainannya sendiri kemudian berhasil mencetak poin-poin yang tinggi. Di jamannya dia bisa bersaing di jajaran papan atas para pencetak poin terbanyak di NBA.

3. Thomas Hassler. Salah seorang playmaker di tim nasional Jerman ini bisa dikategorikan atlit “pendek” yang paling sukses di Jerman. Dia sukses membawa tim Panzer Jerman yang waktu itu masih bernama Jerman Barat menjuarai Piala Dunia di Italia tahun 1990 dan juga berhasil merebut Piala Eropa di Inggris pada tahun 1996. Berapa tinggi badannya ?. Kurang lebih sama dengan Diego Maradona yaitu di bawah 170cm. Bandingkan dengan pemain-pemain Eropa kebanyakan, khususnya di tim nasional Jerman sendiri yang kebanyakan berpostur tinggi di atas 180cm. Kelebihan lain Thomas Hassler yaitu sebagai spesialis bola-bola mati atau tendangan bebas dari luar maupun dari dalam kotak pinalti.

Masih banyak lagi para atlit yang lainnya yang bisa bersaing di tingkat dunia dengan postur tubuh yang “mungil”, seperti dari Italia yaitu Gianfranco Zola, masih dari Argentina juga antara lain : Kily Gonzalez dan Ariel Ortega. Tidak ketingalan juga dari cabang otomotif, balap motor MOTOGP yaitu : Dani Pedrosa dari Spanyol. Memang cabang balap motor di kondisi lapangannya berbeda dibanding cabang sepakbola atau bola basket, karena prakteknya menggunakan mesin. Tapi Dani Pedrosa dengan tinggi yang hanya 155cm, jelas menjadi sangat spesial ketika dia mengendarai motor balap yang bisa disebut motor besar yang 800cc tersebut.

Bagaimana dengan atlit Indonesia ? Salah satu nama yaitu Bambang Pamungkas. Striker timnas Indonesia ini cukup baik dan akurat menyambut umpan bola lambung dan gesit dalam menyerang di sekitar kotak pinalti lawan.

.
.
.

Artikel Motivasi Lainnya :
libur sabtu1negara adi daya1olahraga menyehatkan1perbedaan1fenomena Indonesia1

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s