AIR IS MY WATER : ” AKU INGIN PULANG”

Aku diturunkan dan tercurah dari atas demi menjawab kerinduan dan kebutuhan kehidupan yang di bawah sana, dan memang kebetulan ada tempat tinggal yang nyaman juga di bawah sana.
Semua yang di bawah selalu merindukanku bahkan aku adalah kebutuhan vital bagi mereka. Aku juga dipakai untuk bersuci untuk menyehatkan badan. Semua yang di bawah membutuhkan kehadiranku. Mereka rela kerja keras mengulir bumi sampai puluhan meter bahkan ratusan meter ke bawah demi mendatangkan aku yang lain.
Ok, aku langsung turun, sebagian dari aku turun di tempat-tempat yang sangat tinggi, sebagian lainnya di tempat-tempat yang di bawahnya yang lebih rendah, sebagian yang lainnya langsung ke tujuan utama, yaitu tempat-tempat yang terendah, paling rendah. Tetapi begitu turun mendekati tempat-tempat yang tinggi, kok aku tidak lagi melihat banyak pohon yang hijau-hijau yah? yang biasanya menyambut dengan sukacita. Begitu juga di tempat yang lebih rendah. Dan ketika sudah berada di tempat-tempat yang terendah, kenapa kedatanganku dibendung, dihambat, dihalau dan diatur-atur, agar bisa segera pergi ke tempat di mana saudara-luasku berada ?. Padahal aku hanya ingin pulang ke tempat yang aku pantas berdiam. Aku sudah memilih tempat tinggal yang terendah. Karena kedatanganku dibendung, dari tempat-tempat yang tinggi, terpaksa aku menyamar, merubah penampilanku menjadi cokelat atau kalau perlu menjadi hitam, agar tetap bisa hidup di tempat layakku. Dan setelah tiba di tempat yang layak pun, kembali aku dibendung, tapi yang ini bendungannya aneh, jutaan aneka bentuk dan warna-warni, besar-kecil setiap hari menimpa, menghambatku. Terpaksa aku menyamar lagi, tapi kali ini harus menjadi hitam dan sangat berbau, karena harus menyesuaikan diri dengan yang ada di tempatku itu. Ironis memang. Kadang aku jadi beracun disebabkan karena aku sendiri diracun oleh yang membuang racun. Di tempat yang dulu aku biasa tinggal tapi sekarang sudah berubah, kadang terpaksa aku menunggu menguap atau bahkan dipaksa untuk kering, aku tak bisa lagi ke bawah untuk menjadi segar dan bening.
Aku sudah mengalah dan sempat dibuatkan oleh mereka, akses khusus yang bisa menuju ke tujuan yang biasanya aku tuju di bawah. Tapi apakah mereka-mereka yang lain rela juga membuatkan akses yang lain semacam itu untuk menuju ke tempatku.
Sudah diprediksi mereka, kurang lebih periode 5 tahunan aku akan menyusahkan suasana di kota-kota besar di bawah sana dan akhirnya aku dituduh sebagai pembunuh meski tidak berniat membunuh sama sekali, hanya ingin pulang. Sekali lagi, mohon maaf yah, aku hanya ingin pulang, ingin berada di tempatku yang layak, sekaligus ingin menemui mereka juga.
Mereka ingin hidup harmonis denganku, tapi tempat-tempat yang layak untukku belakangan ini sangat minim sekali, karena tempatku memang di situ. Untuk mereka-mereka, sambutlah dan hadapilah suasana 5 tahunan atau bahkan tahunan, dengan ikhlas, karena aku masih butuh atas tempat layakku tersebut.
Aku merindukan tempat layakku yang luas seperti dulu, meski nggak seluas saudara-luasku, tapi tempatku itu bisa sangat menyenangkan mereka.
Aku punya kerajaan besar di selatan sana dan masih berdiri dengan megah. Meski beberapa tahun terakhir kedamaian di sana sudah mulai terusik dan mulai terlihat tabiat aslinya, mengalir bebas. Entah apa yang akan terjadi seandainya kerajaan luasku itu luluh-lantak. Ada hal yang nggak aku mengerti, yang konon menjadi penyebabnya yaitu : “GLOBAL WARMING”.
Aku punya saudara yang beberapa kali ku sebut di atas,  yaitu saudara-luas. Saudara-luasku sempat pernah mengamuk juga sampai memasuki tempat kediamanku, tapi entah apa sebabnya.

Advertisements

About blogini
Site ini berisi tentang gambaran keadaan sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: