REZEKI MASIH ADA HINGGA …

Pernah membaca artikel di surat kabar Kompas mengenai ada seekor singa yang pola makannya jadi berubah, jadi pemakan manusia di salah satu negara di benua Afrika.
Beberapa pengamat sementara waktu itu mengambil kesimpulan antara lain :
Habitat hewan-hewan liar di sana termasuk untuk komunitas para singa sudah semakin menyempit yang diakibatkan oleh kegiatan perluasan lahan-lahan untuk kebutuhan manusia, seperti untuk pemukiman dan perkebunan. Karena ekspansi untuk kebutuhan manusia semakin meluas, lahan-lahan yang sebelumnya menjadi habitat hewan yang dijuluki raja hutan tersebut dan hewan-hewan buruannya pun otomatis semakin menyempit. Karena habitat hewan-hewan liar semakin menyempit, karena banyak dipergunakan oleh manusia, maka hewan-hewan yang biasa dimangsa oleh singa-singa, seperti zebra, banteng dan lainnya, banyak yang hijrah ke tempat lain, mencari tempat yang lebih nyaman. Maka kelompok singa pun jadi kesulitan mendapatkan makanan. Akibatnya ? Ketika singa-singa itu kebetulan berjumpa dengan seorang manusia yang aktifitasnya sudah semakin dekat dengan habitat hewan-hewan liar tersebut, maka terjadilah penyerangan oleh singa, tanpa disengaja entah karena memang lapar, maka dimangsalah manusia naas tersebut.
Kesimpulan lain, ada singa tua yang tersesat sendirian dan kebetulan sedang sakit gigi. Ternyata singa ada juga yang sakit gigi, mungkin wajar, karena usianya sudah tua. Dan biasanya di dalam sebuah  kelompok singa, kalau ada salah satu member yang sudah tua dan tidak mampu berburu atau melindungi kelompoknya, maka akan disisihkan. Untuk mempertahankan kehidupannya, biasanya sang singa tua yang tersisihkan tersebut berjalan sendirian berpisah dengan kelompoknya hingga nanti menemui ajalnya. Tapi kali ini situasinya sudah berubah. Ketika singa itu kebetulan mendekati sebuah lingkungan yang mulai ada manusia. Dan demi melihat ada mahluk asing dihadapannya, naluri hewan liar tersebut (meskipun sudah tua) jelas menyerang lebih dulu dan karena sudah terbiasa menggigit buruannya, manusia itupun digigit habis-habisan, dan ternyata …tubuh atau daging manusia jauh lebih empuk dibanding dengan daging zebra atau banteng yang biasa jadi buruannya. Singa tua yang tadinya kelaparan pun jadi kenyang. “Hmm..sudah nangkepnya mudah, dagingnya lunak pula” mungkin begitu pikirnya.  Sejak kejadian itu singa tua itu, nggak pernah berada jauh-jauh dari tempat yang ada makanan baru yang empuk tersebut.
Terlepas dari resiko yang pasti dihadapi oleh manusia karena memperluas pemukiman dan lahan perkebunannya sampai merebut habitat hewan liar, termasuk singa,  memang yang namanya rezeki itu pasti tetap ada bagi semua mahluk hidup dan tidak akan kemana-mana. Hewan-hewan pun kalau memang belum ditakdirkan punah atau mati, seperti singa-singa yang habitatnya terganggu sampai kehilangan makanan atau singa tua tersisihkan yang sakit gigi pun masih ada jalan rezekinya. Walaupun nanti akhir hayatnya kemungkinan diburu dan dibunuh oleh manusia yang sangat dendam atas kelakuannya karena telah seenaknya memakan temannya. Kelihatannya ekstrim,  makanan penggantinya itu seekor manusia.
Dan seandainya singa-singa itu tidak punah karena diburu lalu dibunuh oleh manusia, bisa saja mereka tetap mendapat rezeki dari sumber lain walau caranya berbeda. Misalnya manusia yang menangkapnya punya hobi mengkoleksi hewan-hewan buas, menjadikan singa-singa itu jadi hewan peliharaan, maka singa nggak perlu lari-lari lagi nguber mangsa untuk dimakan.
Atau manusia yang punya insting bisnis yang tajam segera membawanya ke taman margasatwa atau bisa juga ikut rombongan sirkus terkenal, singa pun sementara bisa juga menunjukkan bakatnya dalam berakting, jadi artis terkenal yang ditonton ribuan manusia.

 


Dan … singa-singapun untuk sementara waktu bisa plesiran berkeliling dunia juga bersama manusia yang menangkapnya.

“HAVE A NICE TRIP !!”

Advertisements

About blogini
Site ini berisi tentang gambaran keadaan sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: