GEJOLAK KAWULA MUDA

Pada pertandingan sepakbola uji coba/persahabatan beberapa waktu yang lalu, antara tim nasional Brazil melawan timnas Jerman dimenangkan oleh tim Jerman dengan 3-2.  Salah satu gol dicetak oleh seorang pemain muda belia yang masih  berusia 19 tahun bernama Mario Goetze.  Dari sudut yang agak sempit, dia berhasil menyarangkan bola ke gawang tim Samba Brazil yang dijaga Julio Cesar. Gol semacam itu memang gol yang sangat sulit dilakukan, gol kelas dunia, karena Mario Goetze dalam posisi diburu dari belakang oleh bek lawan dan dia harus cepat menendang bola ke gawang dengan posisi miring. Dan (lagi-lagi) publik di Jerman pun menjadi terpesona dengan penampilan Mario Goetze di laga tersebut. Ada yang menjulukinya sebagai “Lionel Messi” nya Jerman. Berbagai pihak termasuk media memuji dan menyanjungnya dengan penuh kebanggaan.
Beberapa tahun lalu di timnas Jerman juga, ada seorang pemain tengah bernama Jens Jeremies dari klub Bayer Munchen. Pemain tersebut sempat dijuluki “The Next Lothar Mathaus”. Namun akhirnya sering cedera, bahkan akhirnya timnas jarang memainkan lagi, karena performancenya turun-naik, malah lebih banyak turunnya.
Lalu berikutnya ada pemain muda yang bernama Sebastian Deisler yang oleh banyak kalangan di Jerman dijuluki “Wunder Kid” (anak ajaib). karena permainan menawannya dan dianggap sebagai pemain masa depan Jerman, kenyatannya, tidak lama pemain tersebut malah sering dibekap cedera lutut, hingga akhirnya menyatakan pensiun muda, mundur dari dunia sepakbola profesional, karena cederanya sering kambuhan bahkan semakin berat.
Di luar Jerman, seperti Brazil, Argentina atau yang lainnya, banyak juga pemain-pemain belia yang mengundang decak kagum pengamat.  Seperti dari Brazil, yaitu Robinho, kemudian entah bagaimana selanjutnya nanti tentang Neymar. Dari Argentina bahkan ada seorang anak kecil sudah diboyong ke sebuah klub besar Eropa, karena talentanya sudah terlihat.
Gejolak semangat pemain muda memang menarik, terutama pada debutnya. Pemain muda karena bergairah dan termotivasi ingin menunjukkan bahwa dia juga bisa, akhirnya semangat bertandingpun sangat tinggi. Meski banyak juga talenta muda yang akhirnya sukses bisa sampai ke puncak karir, tapi tidak sedikit pula para “young gun” tersebut justru malah cepat terpuruk, salah satunya karena mentalnya masih labil. Terlalu banyak orang yang menyanjungnya setinggi langit, akhirnya beban moralnya semakin berat. Dalam situasi tanpa hambatan, secara teknis anak muda tersebut sangat hebat, namun ketika sedang menghadapi tekanan berat dalam pertandingan atau di luar pertandingan, terutama di luar teknis bermain, terlihatlah betapa rapuhnya, hingga permainannya pun jadi kacau balau, menurun.
Adapun para pemain muda yang akhirnya sukses mencapai puncak, dalam arti sampai matang, karena mereka dalam meniti dan menjalani karirnya dengan tahap demi tahap, butuh waktu yang tidak singkat, dan berhasil mengatasi banyak gangguan mental dari luar.
Di luar urusan olahraga juga banyak sekali contoh para kawula muda belia yang karena merasa ilmu pengetahuannya memang diakui tinggi. Merasa punya pemikiran yang lebih maju, merasa lebih kreatif dibanding orang yang sudah tua-tua dan dia merasa yakin banyak ide demi sebuah perubahan tapi sayangnya beberapa dari mereka ingin cepat-cepat sukses. Karena belum matang, belum siap mental, masih labil dan kurang pengalaman, akhirnya malah jadi banyak membuat masalah bahkan merugikan orang lain.
Para kawula muda yang masih belia meskipun mempunyai talenta hebat, mau nggak mau memang harus menghadapi dan mengalami “jatuh bangun” dalam perjalanan untuk mencapai kesuksesan yang sesungguhnya, tidak ada yang instan.
Selalu ada kerikil dan batu sandungan dalam perjalanan panjang menuju ke tempat tujuan yang dicita-citakan.

Advertisements

About blogini
Site ini berisi tentang gambaran keadaan sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: