TRADISI KUAT YANG TERPELIHARA

Tradisi atau rutinitas yang mempunyai/ bisa menghasilkan nilai-nilai positif untuk kepentingan bersama perlu tetap dijaga dan dipelihara. Ada banyak sekali tradisi yang sudah terpelihara selama berabad-abad, bahkan ribuan tahun. Kalau tradisi, misalnya kebudayaan yang mengandung nilai-nilai positf tetap terjaga dan terpelihara sampai sekarang, pasti ada efek yang bermanfaat juga, setidaknya bisa juga dijadikan acara yang rutin untuk menarik wisatawan dalam negeri dan wisatawan mancanegara, bisa menghasilkan devisa yang tidak sedikit.  Seperti Indonesia yang kaya akan bermacam-macam rutinitas tahunan.
Tradisi yang terpelihara berlaku juga untuk beberapa cabang olahraga.  Seperti sepakbola, bola basket, atletik, panahan dan berkuda bahkan olahraga beladiri dll.
Negara Inggris, Italia dan Spanyol serta beberapa negara Eropa lainnya, suskses menjaga dan memelihara tradisi sepakbola dalam bentuk sebuah kompetisi yang rutin yang diadakan setiap tahunnya.  Inggris dengan Liga Primernya, Italia dengan Liga Seri A atau B atau C-nya, lalu Spanyol dengan Liga Primeranya serta Jerman dengan Bundesliganya.
Kompetisi mereka sudah berjalan rutin dan “terpelihara” selama kurang lebih 100 tahun.  “Kerja keras” mereka memelihara tradisi kompetisi permainan sepakbola yang kurang lebih cara memainkannya “begitu lagi-begitu lagi” dan begitu juga-begitu juga”, sampai sekarang patut dicontoh.  “Tapi mereka juga sering bermasalah tuh !” “Hambatan dan masalah maksudnya ?”. Wajar-wajar sajalah, misalnya masalah wasit, gaji pemain, bola yang terlalu ringan atau agak berat (tapi yang pasti bolanya masih tetap bulat), rumput lapangan (bukan rumput tetangga yang lebih hijau loh) dll.  Tapi mereka terus berusaha keras, kerja keras “bersama-sama” menyelesaikan masalah itu secepat mungkin, agar tradisi kompetisi bisa kembali bergulir, berjalan menurut relnya kembali.  Masalah-masalah model jaman primitif jangan sampai berlarut-larut mengganggu deh, apalagi masalahnya “itu lagi-itu lagi”, malu-maluin.  Tapi entah filosofi macam apa yang mereka pegang dengan erat untuk bersama-sama mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas tradisi kompetisinya ? Tujuan untuk menang dalam olahraga memang wajar, tapi apakah pada awal-awal penyelenggaraan kompetisi mereka, “kemenangan” adalah di atas segala-galanya ? Menjadi tujuan nomor satu ?
Amerika Serikat juga sangat teguh memelihara “tradisi” kompetisi bola basketnya yang mereka namakan NBA juga NCAA-nya.  Sudah puluhan tahun mereka menggelar secara rutin setiap tahun Liga Bola Basket. Bagaimana dengan tantangan dan hambatan yang mengganggu ? Jelas banyak dan sering, seperti (lagi-lagi) gaji pemain atau turun naiknya jumlah penonton. Dan (lagi-lagi) dengan filosofi apa sih mereka sukses tetapmempertahankan tradisi kompetisinya tersebut ?

beda tapi maju dgn artistic text2

 

Negeri Tirai Bambu China walaupun sudah semakin moderen, sangat terkenal dengan beladiri tradisional kungfunya.  Beladiri yang khas tersebut tetap terjaga keberadaannya, tradisinya sampai sekarang. Terbukti dunia hiburan dalam bentuk film-film yang bernuansa beladiri kungfu semakin mendunia, sampai merambah ke Amerika Serikat dan Eropa. Aktor seperti Jacky Chan atau Jet Lie menjadi jaminan film berlatar belakang kungfu tersebut, baik dengan gaya modern ataupn yang masih bergaya tradisional.
Hasilnya apa ? Kerja keras mereka disertai pengorbanan yang pasti tidak sedikit, dalam beberapa dasawarsa terakhir ini, model cabang-cabang olahraga tersebut malah semakin populer dan mewabah seperti virus ke seluruh dunia.  Sudah menjadi sebuah industri besar. Sudah menjadi salah satu bisnis yang sangat menguntungkan. Cabang olahraga sepakbola dan bola basket menjadi contoh olahraga yang sudah mengglobal. Permainan sepakbola, bermain sepakbola, apalagi bisa bermain di salah satu negara Eropa sangat diimpi-impikan oleh semua pemain sepakbola dari seluruh dunia, termasuk para pemain dari Indonesia.  Beberapa pengusaha dari luar Eropa Barat seperti dari Eropa Timur, Timur Tengah, Asia dan Amerika Serikat ikut “nimbrung” juga untuk memiliki saham (membeli) beberapa klub elit sepakbola, seperti klub-klub di Inggris.
Demikian juga para pebasket dari seluruh dunia pasti sangat ingin mencicipi glamournya liga Bola Basket NBA di Amerika Serikat yang pernah memasukkan beberapa atlitnya ke dalam daftar atlit yang palig kaya sedunia.
Untuk cabang lain seperti Atletik, Berkuda, Panahan dll meski, “meriahnya” masih di bawah cabang sepakbola dan bola basket, tapi sampai sekarang tradisinya yang lebih tua dari sepakbola dan bola basket masih tetap terpelihara.
Dari contoh-contoh di atas sepertinya tidak bisa berharap banyak (terburu-buru) mendapatkan hal-hal positif dari tradisi yang masih baru, apalagi dalam memelihara tradisi tersebut sering terjadi keributan yang berlarut-larut dalam menyelesaikan hambatan dan masalah, apalagi masalahnya dari dulu cuma “itu lagi-itu lagi”, “begitu lagi-begitu lagi”.

Advertisements

About blogini
Site ini berisi tentang gambaran keadaan sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

2 Responses to TRADISI KUAT YANG TERPELIHARA

  1. Pingback: SUNDULAN SEPAKBOLA INDONESIA « Blog SD18

  2. Pingback: INDUSTRI OLAHRAGA, DALAM INDUSTRI ADA OLAHRAGA « Blog SD18

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: