BUTUH WAKTU

 

 

Kompetisi sepakbola di beberapa negara yang sudah pernah menjuarai Piala Dunia FIFA dimulai sebelum tahun 1900. Kalau tidak salah, kompetisi sepakbola Inggrislah yang tertua. Berhubung tahun pastinya berbeda-beda, dan ini hanya sebagai pedoman agar lebih mudah menghitungnya, di sini patokannya tahun 1900, karena tulisan ini bukan untuk mengungkap fakta sejarah sebenarnya.
Uruguay adalah negara yang pertama kali menjuarai Piala Dunia sepakbola pada tahun 1930. Negerinya pesepakbola Diego FOrlan ini berarti memerlukan waktu kurang lebih 30 tahun untuk menggapai posisi puncak tersebut.
Negeri pizza Italia kemudian menyusul untuk pertama kalinya menjuarai Piala DUnia pada tahun 1934. Kurang lebih 34 tahun setelah mereka menggelar kompetisi, Tim Azzuri yang sudah mengoleksi 4 gelar juara dunia inipun sukses memboyong trofi tertinggi supremasi di cabang sepakbola.
Brazil dengan julukan Tim Samba yang tidak pernah absen melahirkan talenta-talenta sepakbola berkelas dunia, berhasil menjuarai piala dunia untuk pertama kalinya melalui penantian selama kurang lebih 58 tahun, yaitu pada tahun 1958.
Jerman (Barat), yang talenta sepakbolanya tidak seperti tim Samba Brazil tapi manusianya terkenal bermental tangguh dan ulet, pada tahun 1954 sukses merebut Piala DUnia untuk pertama kalinya. Padahal 9 tahun sebelumnya negerinya Jurgen Klinsmann tersebut porak poranda akibat Perang Dunia ke dua. Berarti kurang lebih 54 tahun harus melewati masa-masa penantian.
Inggris yang dianggap negeri yang pertama kalinya memainkan sepakbola modern, pertama kali jadi juara dunia pada tahun 1966. Artinya negerinya David Beckham ini harus bekerja keras selama kurang lebih 66 tahun untuk meraihnya.
Argentina pertama kali merengkuh juara dunia pada tahun 1978. Tim Tango yang pada waktu final melawan Belanda dan salah satu golnya dicetak oleh Mario Kempes tersebut harus melakoni perjalanan yang panjang yatiu kurang lebih 78 tahun.
Perancis sebagai salah satu pendiri kejuaraan dunia sepakbola malah harus menunggu kurang lebih 98 tahun. Negerinya Michelle Platini ini pertama kalinya menjuarai piala dunia yang diselenggarakan di negeri sendiri pada tahun 1998.
Yang terbaru ? Itulah tim Matador Spanyol, juara dunia tahun 2010. Meskipun minim gol tapi Spain is “THE MAGIC FOOTBALL TEAM”. Berarti perjalanannya menuju puncak prestasi sepakbola selama kurang lebih 110 tahun.  Spanyol pada piala dunia sebelum-sebelumnya juga sebetulnya sudah pantas juara dunia, hanya karena faktor mentallah yang menghalangi mereka.
Tentu saja situasi dan kondisinya masing-masing kejuaraan sangat berbeda, terutama pada tahun 1930, misalnya antara Spanyol dengan Uruguay. Piala Dunia pada tahun 1930 tidak seperti tahun 2010 yang pesertanya sudah 32 tim. Uruguay sepertinya lebih mudah karena tim saingannya tidak banyak. Ada lagi karena suasana sehabis perang dunia, maka situasi dan kondisinya juga jadi terpengaruh. Tapi yang pasti dari data-data negara yang sudah pernah menjuarai piala dunia, semuanya harus “antri” selama puluhan tahun, tidak ada satupun yang menunggu “antrian” dengan waktu yang singkat. Tidak memandang negeri itu banyak talentanya, negeri tersebut banyak pekerja kerasnya, negeri itu berisi manusia-manusia ulet bermental baja, negeri itu negeri kaya. Satu hal yang pasti, terbukti bahwa kompetisi yang sudah mapan dan stabil, secara rutin berjalan tanpa ada gangguan yang seharusnya nggak perlu, bisa menjadi pendukung utama kesuksesan untuk meraih hasil prestasi yang lebih tinggi dan paling tinggi, seperti contoh negara-negara juara yang telah disebutkan di atas.
Maka kalau sekarang ini ada sebuah negeri yang ingin menjadi juara dunia sepakbola, tapi tanpa diawali dan didukung kompetisi reguler yang sudah mapan dan berjalan stabil dan dihormati semua pihak, akan seperti “MISSION IMPOSSIBLE”.  Jangankan untuk juara dunia, untuk sekedar ikut “numpang ngetop” atau “mejeng” atau sebagai penggembira untuk rame-ramein, bersama 32 peserta yang lainpun nggak bisa sembarangan. 32 tim di putaran final itu semua punya kompetisi reguler yang sudah mapan dan stabil dan rutin teratur. Bagaimana dengan tim kuda hitam? Tim kuda hitam itu tim hebat, kualitasnya di atas tim yang cuma mau numpang ngetop atau mejeng doang.
Dengan cara naturalisasi? “Nggak tau yah”, tapi yang natural-natural juga masih banyak kok dan nggak kalah. 
Dengan mengharap mukjizat ? Mengharap tinggal mengharap.
Menanti keajaiban? Keajaiban sedang menanti juga. Jadi saling menanti.
Atau miracle? “What do you mean “miracle?”

Advertisements

About blogini
Site ini berisi tentang gambaran keadaan sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

3 Responses to BUTUH WAKTU

  1. Pingback: SEPAKBOLA INDONESIA « Blog SD18

  2. Pingback: SUNDULAN SEPAKBOLA INDONESIA « Blog SD18

  3. Pingback: KENAPA SULIT DAN BEDA, TIDAK SEPERTI MEREKA | Blog SD18

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: