ANTI BARANG MURAHAN ANTI DIMAHALIN

Barang murah yang diperdagangkan belum tentu kualitasnya murahan atau rendah. Kalau barang murahan ? “Pasti dijualnya murah, kecuali “dipaksain” jadi barang mahal. Produk komoditi yang seharusnya berharga murah bisa dibikin jadi mahal. Termasuk senyum yang murah ? (baca: murah senyum). Atau hati murah? (baca: murah hati).


Saya atau barangkali mereka semua pada nggak mau beli, kecuali kalau terpaksa, nggak ada pilihan apalagi bahan-bahan untuk membuat barangnya diakalin, dikurang-kurangin, oplosan. Yang tadinya barangnya berbentuk gemuk jadi kurus kering kerontang, kerempeng. Yang tadinya ukuran barangnya tebel sekarang kok semakin menipis? teple, SLIM.
Yang sebelumnya ukuran panjangnya sampai 20 centimeter, sekarang mengkerut menciut begitu, jadi seukuran 15 cm.
Sama halnya seperti saya atau mungkin mereka-mereka, nggak mau menjual barang-barang murahan, tetapi tolong jangan mentang-mentang lagi butuh, lagi terdesak oleh yang mendesak, lagi menjelang bulan-bulan yang di saat semua orang lagi pada butuh, segalanya jadi dimahalin.
Sejujurnya, saya atau mereka-mereka memang lagi membutuhkan, masalah harga barang jadi mahal itu akhirnya jadi resiko kami. Tapi tolong jangan kebangetan mahal, upahnya jangan terlalu mahal.
“Harga pasarannya memang segitu Bapak Ibu !” “Dari sononya segitu, dari sono-sononya segitu, dari sono-sono-sononya sudah  segitu”
“Pasar yang mana yah ?” “Pasar modern, pasar tradisional, pasar kaget, pasar terkejut, Pasar pagi, pasar siang, Pasar sore, pasar malam, pasar subuh, Pasar gelap, pasar terang, pasar remang-remang, Pasar minggu, Pasar Senen, Pasar Selasa (ada nggak yah ?), Pasar Rebo, Pasar Kemis, Pasar Jum’at, Pasar Sabtu (ada nggak yah?)
Uang kami nggak sebanyak mereka-mereka yang beruntung yang punya banyak sekali uang karena diberi kemurahan oleh Yang Maha Pemurah.
Kami ini bukan orang dari negeri antah berantah, kami ini orang negeri kita sendiri seperti halnya kamu, bangsa kita sendiri yang selalu kita cintai, seperti bapak ibu juga. BERAT SAMA DIPIKUL, RINGAN SAMA DIJINJING. Masalah untung, lebihnya, kami ikhlas mengeluarkan biaya, termasuk Pe Pe En-nya, agar kamu bisa untung, ada upahnya yang wajar untuk kamu, jadi sama-sama enak, suka sama suka. WIN WIN SOLUTION.
“Waduh ! jadi begini nih, semua yang sepantasnya murah malah jadi serba mahal, bahkan ada yang dimahalin, harga-harga jadi meroket setinggi dan semahal harga rocket yang dijual oleh negara-negara yang mampu bikin roket termasuk jenis yang dibawa oleh pesawat tempur serta suku cadangnya dan asesorisnya, karena mereka, yang dalam hal ini disebut PIHAK PERTAMA, tahu persis, banyak yang membutuhkan roket untuk bertahan dari serangan mereka yang lain yang juga punya senjata rocket, yang bisa jadi diperoleh dari yang disebut PIHAK PERTAMA tadi juga. Pertanyaannya : Apakah di negara-negara pembuat roket dan megara-negara yang beli rocket tadi, harga-harga kebutuhannya juga sering meroket ?
Harga-harga jadi melambung tinggi. Perumpamaannya, kalau lagi main sepak bola atau main badminton, kan bolanya ditendang hingga melambung tinggi atau shuttle kocknya ditepok tinggi, bisa turun lagi ke lapangan, meski kadang disundul lagi atau ditepak lagi, tapi nggak setinggi melambung yang pertama. Minimal ada kemungkinan kalau dalam permainan badminton dibikin drop shot untuk mengelabui lawannya, nggak selalu harus bermain tinggi. Tetapi kalau harga-harga yang melambung tinggi ke angkasa, nanti begitu turun lagi, biar melambung tinggi lagi ke angkasa, harus disundul lagi atau ditepok lagi. Siapakah yang mau nyundul atau nepok ?

 

MATRE MATERI MATERIAL METEREI

MAHAL & DIMAHALIN

LIFE STYLE SANDANG PANGAN

Advertisements

About blogini
Site ini berisi tentang gambaran keadaan sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: