BAYAR HUTANG SAMPAI LUNAS

Janji itu salah satu dari jenis hutang lho pak/bu? Jadi dengan cara bagaimana pun harus bayar, jangan sampai kelilit terhimpit. Kredit lunak dari bank yang ngendon yaitu bank yang punya gedung kantor atau hutang lunak dari bank yang ngider alias bank keliling, atau barangkali pinjaman yang keras, semuanya memang harus kita bayar lunas biar impas, terbebas dari kewajiban dan krisis. Baik pinjaman lunak atau pinjaman keras resikonya bisa menghadapi yang berawal dari tagihan lunak hingga tagihan yang berujung dengan kekerasan.

 

 

 

 

Kenapa harus nagih hutang ?  Mungkin wajar, dan memang wajib sih, yang nagih kan bisa jadi lagi butuh juga, boleh jadi butuh nggak butuh atau memang sudah jatuh tempo.
“Uang saya sih sebenarnya banyak lho mas, bisa ratusan juta, tapi adanya di luar, masih di orang lain dan itu masih harus ditagih dulu. Tapi kalo orang lain itu ditagihnya susah banget, susah bayar, nembak terus, tar ter tor!, sampai akhirnya nggak bilang-bilang, maen pindah rumah aja entah kemana tau? Jadi kredit macet, kemungkinan besar uang itu sebenarnya bukan uang kamu, bukan rezekinya. Orang lain yang terlilit utang, kamunya juga jadi ikut sembelit, gak jadi dapet duit.
Kenapa waktu nagih hutang ada yang sampai harus nyebut-nyebut jasa ?, “Kan dulu kamu pernah saya kasih gituan, pernah saya gituin, biar semua jadi lebih mudah dan lancar untuk kamu yang sedang terhimpit problema”. Yang dulu mungkin pernah membantu meringankan beban hidup yang punya hutang ketika sedang susah morat marit.
Kenapa nagih utang harus dengan nyebut-nyebut, menghubung-hubungkan kemurahan hatinya yang dulu, demi menyelesaikan masalah beratnya yang ternyata, nggak diduga-duga kini melanda yang nagih hutang, yang punya piutang.
Pantas nggak yah kalau yang nagih utang noleh ke belakang lagi, ngungkit ungkit yang dianggap bernilai jasa, baik budi, kemurahan hati, dermawan, budiman dll.
Urusan murah hati, jasa dan kemudahan-kemudahan yang pernah si empunya piutang berikan untuk yang punya hutang yang sedang membutuhkan itu, kini seolah jadi senjata yang cukup ampuh. TOP GUN
Sebuah negara adidaya ekonomi atau sekelompok negara-negara donor yang secara rutin memberikan paket pinjaman lunak tapi hutang juga kepada negara-negara yang membutuhkan bantuan demi membangun ekonomi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan bahkan pertahanan, bisa saja suatu saat nanti negara-negara pemberi paket bantuan pinjaman utang tersebut membutuhkan bantuan dari negara-negara lain juga, bahkan mungkin saja dari negara-negara yang sering mereka beri bantuan. Jangan-jangan gara-gara hutangnya belum ditagih sampai lunas atau susah banget sih ditagihnya ? What’s the Problem ?
Beberapa negara yang rutin diberi pinjaman utang untuk pembangunan selama puluhan tahun, karena terus menerus minta tempo keringanan untuk pembayaran tanpa terasa utangnya makin besar sampai setinggi gunung, terus nanti kalo uangnya cuma dikit, biar utangnya bisa lunas bayarnya harus pakai apalagi ? Pake gunung? Apakah dengan cara jual-jualin barang yang ada, bahkan jual murah, seperti halnya obral? bisa TERANCAM KOLAPS. masuk dalam kategri negara yang bangkrut.
Sekelompok negara-negara yang beraliansi memenangi peperangan masal yang mungkin akibat dari urusan utang piutang dan melibatkan hampir seluruh negara di dunia atau perang dunia, akhirnya turun tangan membantu menyelamatkan negara-negara yang mereka kalahkan sampai porak poranda dalam peperangan yang merenggut banyak nyawa umat manusia tersebut. Tapi ujung-ujungnya setelah kondisi negara yang dapat bantuan itu pulih, suatu saat jadi nggak enak karena merasa punya utang budi. Lalu bagaimanakah caranya agar waktu punya utang tetapi masih tetap punya perasaan enak ?
HUtang uang harus dibayar dengan uang, hutang barang ? yang enak sih bayarnya pake uang aja deh, mentahnya aja. Lalu bagaimana dengan hutang budi ? Wah aku lupa, yang namanya budi itu orangnya yang mana yah? perasaan aku nggak pernah kenal si budi. Kalau hutang nyawa ? Tergantung di mana peristiwanya berada, tapi kabarnya kalau di Arab Saudi cara bayarnya tergantung maunya pihak keluarga yang kehilangan nyawa. Kalo keluarganya sepakat ikhlas secara kekeluargaan, cara penyelesaiannya bisa dengan yang lain, tapi kalo nggak ikhlas dan menyerahkannya kepada hukum yang berwenang, dengan apakah harus membayarnya ?
Sampai-sampai manusia yang paling dekat dengan Yang Maha Kuasa (baca :nabi), mengajarkan kepada umatnya sebuah do’a agar bisa terbebas dari hutang atau bisa bayar lunas utang. Berarti hutang adalah hal yang sangat krusial bahkan sensitif lahir dan batin.
Ada seorang pakar yang berpromosi tentang bagaimana caranya memiliki rumah, apartment atau properti lain tanpa utang.
Gara-gara mau nagih hutang, sebilah golok di leher melintang. Ada yang nekat berutang gara-gara pengen jadi bintang. Ada yang berhutang karena pengen beli lauk matang. Ada yang punya utang tapi pas ditagih suaranya lebih lantang, galakan die.
Dalam sebuah acara mendadak yang terjadi di rumah duka, tuan rumah yang berduka kadang-kadang menyebut, maafin ya pak, mungkin masih ada sangkutan ataupun utang. Pengennya sih dibayar sampai lunas tapi cara nagihnya gimana yah?
Lebih gede manakah hutangnya negara miskin dibandingkan negara yang kaya.
Lebih besar manakah hutangnya orang miskin dengan utangnya orang kaya ?

BAYAR DULU=BAYARNYA SEKARANG

UANGKU

Advertisements

About blogini
Site ini berisi tentang gambaran keadaan sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

One Response to BAYAR HUTANG SAMPAI LUNAS

  1. novi says:

    mhon doa smua pembaca sypy sy bs segers menyelesaikan hutang2 sy dengan sedekah. amiiiin ya rob…. dengan lbh dr 40 pembca yg mendoakan yakin pst Allah ijabah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: