DUNIA FILM SINETRON DAN SANDIWARA POLITIK

 

 

Film atau sinetron bisa saja jadi memanjang alias berseri, karena itu biasanya dilihat dari grafik dengan istilah dalam dunia siaran juga perfileman disebut rating, penilaian atau apresiasi dari para pemirsa, terlepas dari baik atau buruknya mutu, menghibur atau tidaknya, lucu atau seramnya sinetron film tersebut. Kalau rating atau apresiasi dari para penonton sangat bagus dan tinggi, maka film atau sintron tersebut bisa memanjang, bisa berseri. Seperti contoh dalam film-film hollywood, tapi yang udah agak jadul, film Rambo dari yang awalnya berjudul First Blood dilanjutkan dengan yang berikutnya yaitu Rambo 2 atau First Blood Part2 kemudian dilanjutkan dengan Rambo 3 hingga Rambo 4, yang semuanya dibintangi oleh aktor Sylvester Stallone. Lalu ada lagi film fiksi Terminator yang dibintangi oleh aktor Austria yang sempat menjadi gubernur Negara Bagian California Amerika Serikat, Arnold Schwarzenegger, dari yang pertama lalu Judgement Day hingga Terminator 3 yang bertema The Rises of Machine. Ada lagi misalnya film Jurassic PARK, film yang berlatar belakang mahluk purbakala yang pernah hidup jutaan tahun yang lalu yang sudah punah yang disebut dinosaurus ini sudah ada 3 episode.
Demikian juga di Indonesia khususnya sinetron di beberapa stasiun televisi. Pernah ada sebuah tayangan sinetron yang lama sekali selesainya, habisnya sampai melibatkan anak-anak yang menjadi tokoh awal mula film tersebut ditayangkan, dengan segala macam trik yang berbeda-beda, agar tetap menarik. Entah jadi happy ending atau unhappy ending, kurang tau jelas.

Bagaimana dengan sandiwara ? Kalau untuk menggambarkan cerita-cerita misalnya di layar televisi baik kisah nyata maupun yang khayalan atau fiksi, sekarang-sekarang ini sudah tidak memakai istilah sandiwara atau kalau dulu ada juga yang disebut dengan istilah fragment seperti masih jamannya TVRI, dulu, sebelum ada TV SWASTA, karena sekarang yang dipakai adalah istilah sinetron atau ada juga ftv atau juga sinema.
Tapi meskipun demikian istilah sandiwara sekarang-sekarang ini masih banyak digunakan untuk urusan yang lain yang nggak kalah populernya dibandingkan dengan dunia sineas perfileman, misalnya kalau sudah masuk ke ranah politik, akan menjadi sandiwara politik. Sandiwara politik ini efeknya bisa luar biasa besar dan meluas, yang bisa saja melibatkan banyak kelompok bahkan banyak negara di dunia internasional.
Iran yang terus menerus dicurigai oleh blok negara barat plus Israel sedang membuat senjata nuklir yang berbahaya dengan instalasi nuklirnya yang diklaimnya hanya untuk kepentingan damai, terus mencari-cari solusi melalui jalur diplomatik. Tapi hingga sekarang sepertinya urusannya belum kunjung selesai. Apakah ada tekanan atau semacam sandiwara politik yang terjadi di balik semua itu?
Salah satu negara di semenanjung Korea yaitu Korea Utara kurang lebih juga sama dengan Iran yang dicurigai terus menerus memproduksi senjata pemusnah masal ditambah konflik ketegangan dengan tetangganya yaitu Korea Selatan, hingga sekarang solusinya masih terus belum selesai, belum ada titik terang yang menggembirakan. Kenapa bisa begitu yah ? Apakah telah terjadi juga sandiwara politik di semenanjung utara Asia sana ?
Konflik Israel dengan Palestina yang berlarut-larut dari tahun ke tahun, dari pemimpin yang satu ke pemimpin berikutnya dari kedua belah pihak dan telah menelan korban jiwa yang tidak sedikit, hingga sekarang masih belum terlihat ada penyelesaian jalan keluarnya yaitu tujuan utamanya perdamaian antara ke dua belah pihak, bahkan diantara pemimpin-pemimpin mereka juga sudah ada yang meninggalkan dunia ini beserta urusan-urusan politik di negaranya, entah arwah mereka masih penasaran atau tidak. Padahal sudah sering diadakan perundingan, baik perundingan damai, gencatan senjata atau konferensi internasional. Apakah hal yang seperti ini menjadi salah satu jenis sandiwara,  yaitu sandiwara politik yang memanjang berlarut-larut ?
Lalu apa persamaannya antara film, sinetron dengan sandiwara, termasuk sandiwara politik ? Ketiganya jelas menjadi salah satu tontonan hiburan para pemirsa khususnya pencinta seni. Bagi pemirsa yang sudah jenuh dengan tontonan atau tayangan yang berlarut-larut tak kunjung usai, dan jalan ceritanya mudah ditebak bahkan kelihatan dibuat-buat, mengada-ada dan ada juga beberapa yang bilang tidak mendidik, apalagi ada tayangan yang lebih menarik dan menghibur, pasti akan meninggalkan tontonan yang jadi tidak menghibur tersebut. Tapi bagi bagi pirsawan yang senang dengan tema-tema film atau sandiwara yang lama selesainya dan berlarut-larut, jalan kisahnya mudah ditebak dan jelas dibuat-buat, tapi karena barangkali di tontonan tersebut ada pemeran yang misalnya cantik atau keren, barangkali ada saudaranya atau tetangganya yang mendukung film tersebut, pasti akan terus setia menyaksikannya, yang menjadikannya sebagai hiburan. Demikian juga dengan sandiwara politik yang melibatkan dua negara, kalau terus menerus tak kunjung selesai, apalagi ada tayangan atau kabar semakin rumitnya sandiwara politik yang lain yang melibatkan lebih banyak lagi negara dan sangat beresiko menimbulkan efek yang luar biasa besarnya yaitu Perang Dunia, penonton pun akan beralih ke tayangan yang lebih menarik.
Bagaimana dengan sandiwara politik yang terjadi di dalam negeri yang melibatkan beberapa organisasi atau kelompok yang tengah berebut sesuatu kepentingan ?
Kalau ingat judul lagu ciptaan gitaris group band God Bless Ian Antono yaitu Dunia Ini Panggung Sandiwara, maka pada bagai ref nya jelas masih ada pertanyaan “Mengapa Kita Bersandiwara?” Dan seandainya Ian Antono menciptakan versi baru lagu tersebut mungkin judulnya jadi “Dunia Ini Panggung sinetron”

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s