BARANG YANG MAHAL DAN MURAH

Properti itu barang mahal, demikian juga pendidikan, ilmu dan lain-lain, tiap tahun jadi semacam rumus yang baku, pasti naik, per meter atau per semester, dihitung per bangunan atau uang pembangunan dan lain-lainnya.
Sehat ? Hmm ..ini dia salah satu yang bisa jadi mahal! Ini benda abstrak yang bisa dirasakan dan dinikmati murah sebetulnya. Efek biologis dari kesehatan itu paling terasa.

biaya-kesehatan

Ada seorang ustad dalam sebuah pengajian menceritakan, ada pasien yang gara-gara nggak bisa buang angin (baca: kentut). Dia pengen sekali bisa kentut seperti orang normal lainnya, terpaksa harus keluar biaya kurang lebih 60 juta rupiah, Ya bukan 60 rebu perak, tapi enam puluh juta rupiah agar bisa buang gas! Kalo 60 rebu perak mah paling cuma bisa beli gas buat masak doang.
Ada lagi, seorang tetangga nggak sengaja kakinya tergores seng sampai mengeluarkan darah. Awalnya dianggap luka biasa, namun tanpa diduga-duga lukanya makin lama bukannya sembuh tapi semakin sakit parah, membusuk dan bernanah, terus membengkak, membesar. Sesudah berulangkali ke dokter lukanya tidak sembuh juga akhirnya dirujuk ke sebuah rumah sakit. Pihak rumah sakit merekomendasikan untuk segera membuang luka daging busuk tersebut dengan cara operasi. Tahukah Anda bagaimana cara bedah operasinya ? Dikerok! Jadi, daging busuk yang ada di bagian kaki tersebut harus secara manual dikorek begitu saja seperti kita mengerok mengeluarkan daging buah kelapa dari batoknya hingga habis sampai terlihat tulang belulang kakinya. Ironisnya itu dilakukan tanpa dibius! Jadi si pasien melihat dengan mata telanjang dan kasat mata serta dengan kesadaran yang penuh menyaksikan sendiri proses penyesetan dagingnya sendiri! Lalu setelah daging habis menyisakan tulangnya, dokter bedah mengguyur alkohol! sebagai pembersih. Setelah itu bagian kaki yg sudah habis dagingnya diganti dengan daging manusia juga. Darimana dapat dagingnya? Yaitu dari bagian sekitar paha si pasien sendiri. Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatan semacam itu? Kurang lebih 100 juta! Ya, bUkan 100 ribu perak. Kalau 100 ribu perak mah cuma bisa buat beli daging sapi yang ada di pasar, itupun kalo harganya sedang naik melambung tinggi. Tapi ini 100 juta rupiah Indonesia. Untungnya pasien punya jaring pengaman, yaitu jaminan kesehatan dari perusahaan tempat dia bekerja. Seandainya dia nggak punya jaminan, harus menjual dulu apakah si pasien tersebut?.
Seorang wanita yang mendapati di pipi kirinya ada seperti jerawat kecil, karena penasaran digaruklah bisul kecil itu, ternyata begitu tercungkil keluarlah darah segar mengucur membasahi pipi, meski hanya sedikit tapi kok terus mengalir? Walaupun sudah diberi obat luka. Setelah diperiksa oleh dokter, di pipinya itu ternyata ada tumor, tapi masih tergolong jinak. Namun tak kurang dari 700 ribu rupiah harus keluar untuk operasi pengangkatan tumor yang besarnya seukuran sebutir kacang hijau itu dan nyaris mengurangi kecantikannya sebagai weorang wanita. Jika tumornya seukuran kacang tanah, kacang merah atau 1 bungkus kacang Bali, biayanya mahal nggak ya?
Ada pasien penyakit jantung divonis oleh tim medis yang merawatnya usianya tinggal dua bulan, karena kelainan jantung yang dideritanya sudah nggak mungkin menyembuhkannya, dokter sudah angkat tangan. Yang ada hanya mengakali saja. Lewat dari dua bulan ? Tergantung amal perbuatannya kali. Seperti sudah pasrah, si pasien pun entah kebetulan atau karena ingin persiapan menyambut hari esok yang sangat besar, maksudnya pindah alam alias wafat, dia berangkat umroh ke tanah suci Mekah Saudi Arabia. Di sana di benar-benar pasrah, sambil menjalani kegiatan umroh, salah satunya mengelilingi Ka’bah. Selesai pulang umroh, hari-harinya pun dijalani seolah dalam penantian suatu peristiwa yang sebetulnya belum mau tapi memang katanya akan datang, yaitu beberapa hari lagi. Ketika telah tiba (baca: hari H), kematian yang ditunggu-tunggu  kok belum datang? Besoknya, lusa, setelah lusa hingga seminggu kemudian, dia tidak mengalami sesuatu yang luar biasa. Penasaran dia cek ke dokter yang memeriksanya dulu, ternyata setelah dicek, jantungnya sudah sehat normal kembali. Si pasien menceritakan hanya melakukan pengobatan yang dari dokter itu. Dan di Mekah dia hanya mengadakan kegiatan Umroh saja, salah satunya berlari kecil mengelilingi Ka’bah di bawah terik matahari. Ada pendapat para ahli bahwa sinar matahari di sekitar Masjidil Haram memang berbeda denga daerah lain, karena mengandung ultra violet yang sangat baik untuk kesehatan jantung. Kalau yang gitu-gituan kurang tahu, tapi yang pasti si pasien jelas telah keluar dana puluhan juta untuk ke Mekah sebagai ongkos. Murah atau Mahal ? Ada lagi, seorang pasien sudah berobat mahal kesana kemari, keluar biaya banyak, sampai semua harta benda yang ada ludes terjual, tapi kok nggak lama meninggal juga? Gimana nih? Hanya bisa berkata: “Kan sakit berat itu bisa jadi penebus dosa yang selama ini diperbuatnya selama hidup dan semoga sudah terbayar lunas. Semoga diterima di sisi Yang Maha Kuasa. Amin.
Terus yg ditinggalkanya? Mudah-mudahan ini jadi salah satu ujian hidup dan semoga sudah lulus dan menjadi orang yang semakin kuat. Stronger.
Berapa lamakah Nabi Ayub a.s bertahan sangat sabar dan tawakal mengidap penyakit kulit yang sangat kronis, hingga para penduduk termasuk keluarganya mengasingkannya jauh-jauh karena begitu menjijikannya? Lupa-lupa ingat, 6 tahun atau 16 tahun yah? Yang pasti tahunan. Siapakah yang sanggup mengganti biaya kesabaran ketika sedang sakit berat dan tanpa sedikitpun terpengaruh untuk mengurangi taatnya seorang yang dekat dengan yang maha Kuasa itu?
Yang terakhir ini mungkin sehat yang mahal juga tapi berbeda.
Para ahli berpendapat bahwa aktifitas jogging, lari-lari kecil serta bersepeda itu baik untuk kesehatan. Nah! itu murah. Bermodal sepatu terus jalan kaki atau lari-lari kecil bisa sehat. Sepeda biasa standar yang agak mahalan, tapi paling nggak sampai 10 juta, bisa sehat juga.

Advertisements

About blogini
Site ini berisi tentang gambaran keadaan sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: