Category Archives: MOTIVASI

SOLUSI SELALU ADA, MESKI KADANG KONTROVERSIAL

Kreatifitas-kreativitas baru dan ide-ide cemerlang bisa muncul karena kondisi dan keterbatasan-keterbatasan.  Ngakal-ngakalain biar bisa, biar jalan lancar, yang penting jalan dulu, biar jadi, walau sifatnya darurat, daripada mengeluh terus.
Untuk menempuh jarak satu juta kilometer harus memulai dengan satu dua langkah.
Akhirnya tanpa disengaja, terciptalah sebuah karya atau solusi yang di luar kebiasaan yang sudah ada, yang tidak lazim, tapi revolusioner dan mendunia. Kalau dalam dunia olahraga yang penting dapet nilai dulu, menang dulu, seperti :

Pemain sepakbola dari Argentina, Diego Maradona terpaksa menggunakan tangannya untuk memasukkan bola ke gawang Inggris di Piala Dunia 1986 di Mexiko. Habis kurang tinggi sih bodynya. Niatnya mau nyundul itu bola dan lompatannya sudah maksimal, tapi sayang, masih kalah tinggi dengan penjaga gawang Inggris Peter Shilton. Wasit dan hakim garis yang terbatas pandangannyapun mensahkan bola yang masuk ke gawang. Goooll … Meski kemudian Maradona “menebusnya” dengan aksi solonya yang fantastis. SOLUSI mencetak gol dari si Maradona ini terkesan kontroversial, soalnya jadi populer dengan sebutan gol tangan Tuhan, HANDS OF GOD. Barangkali akal-akalan seperti Diego ini tidak akan ada lagi, karena berbau keberuntungan.
Contoh solusi di dunia sepakbola, apalagi yah ? “Mohon SOLUSI, trims sebelumnya” 

Pebalap MOTOGP dari Italia Valentino Rossi dari tim Yamaha, pada balapan di sirkuit Laguna Seca, USA di tahun 2008, menyalip lawan tangguhnya, pembalap dari Australia Cassey Stoner dari tim Ducati. Uniknya si Rossi menyalip dari sisi dalam yang terlalu sempit, akhirnya keluar dari jalur track dan seperti memaksakan, sudah menyentuh tanah, walau berhasil tapi yang jelas sangat berbahaya. Yang uniknya, kejadian yang seratus persen sama malah dialami oleh ROssi sendiri, ketika dia disalip dengan cara yang 100 persen sama oleh pembalap muda Spanyol dari tim Repsol Honda, Marc Marquez di arena balap yang sama di tahun 2013.

Contoh solusi di dunia balap, apalagi yah ? “Mohon SOLUSI, trims sebelumnya”

Yang berikut ini mungkin berbeda.

Seorang gitaris rock di era 80-an dari Group musik Van Halen, Eddie Van Halen, lewat sebuah nomor instrumentalnya yang berjudul ERUPTION, sukses mempopulerkan teknik inovasi bermain gitar yang unik yang disebut tapping, yang hingga saat ini caranya bermain gitar tersebut masih menjadi trend gitaris rock sekarang. Begitulah solusinya Eddie menghadapi persaingan antar gitaris-gitaris musik hardrock.
Contoh solusi di dunia musik dan hiburan, apalagi yah ? “Mohon SOLUSI, trims sebelumnya”

Mau jadi orang yang terkenal, ngetop melalui televisi misalnya (sering tampil di tipi), HALL OF fAME. “Wah, sudah banyak sekali saingannya nih! Yang cantik sudah banyak, yang ngganteng bejibun, yang seksi, berderet ? Apalagi ? yang keren Juga buanyakkk. Solusinya bagaimana yah ?
Banyak sekali orang yang berusaha mencapainya dengan aksi-aksi kontroversial yang unik, spektakuler, nggak lazim, tampil beda, berani bahkan rada nekat dengan resiko berat, baik secara fisik maupun non fisik.
Haruskah permasalahan yang sudah bertahun-tahun tidak kunjung usai, bertumpuk-tumpuk dan sepertinya berlarut-larut malah kayanya dibuat-buat kaya baut yang kusut, juga dengan cara solusi yang kontroversial ?
Perjalanan manusia dalam mengarungi kehidupan di dunia ini memang luar biasa. Sejak jaman Nabi-nabi dan para Rosul hingga saat ini, ujian berat selalu ada, bahkan golongan-golongan Nabi dan Rosul, standar ujiannya jauh lebih berat, melebihi cobaan dan ujian untuk manusia-manusia biasa.
Beberapa orang berkata bahwa “Hidup itu harus dijalani”
Ada lagi yang berkata bahwa “Hidup itu harus terprogram”
Berdoa demi sebuah solusi, tapi jawaban dari Yang Maha Pemberi solusi, kurang jelas kapan ? Segera terkabul saat itu juga ?, semenit lagi ? sejam lagi ? atau sebulan lagi ? atau setahun lagi? Ketika sudah terkabul, ternyata jawabannya … (maunya kita sih) yang enak menurut kita, tetapi dikasih yang kontroversial menurut kita. Tapi … Entah. Ya udah deh, sabar sabar sabar sabaaar… Walaupun menurut kita kontroversial, tapi itulah jawaban yang terbaik untuk kita dari Yang Maha Pengasih dan Penyayang.

Kan DI BALIK KESULITAN-KESULITAN ADA KEMUDAHAN-KEMUDAHAN.

Advertisements

PERBEDAAN YANG BISA MEMBUAT MEREKA MAJU

erbedaan, berbeda-beda, beda pendapat, beda pemikiran, cara berpikirnya beda, beda aliran. Perbedaan itu sebagian dari rahmat.
Gara-gara beda pendapat orang-orang bisa pada ribut, barangkali karena gengsi.
Hanya karena beda pemikiran orang bisa gampang tersinggung.
Disebabkan beda keyakinan orang bisa jadi sensitif.
Ada lagi yang positif karena cara berpikir masing-masing dari mereka berbeda, kemajuan di bidang teknologi malah terus meningkat. Misalnya :
Amerika Serikat berbeda pemikirannya dengan Rusia dalam menciptakan pesawat, khususnya pesawat tempur dan itu sudah berlangsung berpuluh-puluh tahun. Maka dibuatlah pesawat tempur dengan bermacam-macam type, fungsi dengan tujuan yang sama, yaitu untuk kepentingan militer. Walaupun Amerika Serikat lebih unggul dalam hal penjualan, karena didukung oleh media informasi yang kuat termasuk film-filmnya. Tapi apakah pesawat-pesawat tempur buatan Rusia tersebut cuma sedikit yang mau beli ?. Lambat laun toh banyak juga yang membelinya, termasuk Indonesia.
Jerman berbeda pemikirannya dengan Jepang mengenai cara membuat mobil.  Selama puluhan tahun Jerman sudah terbiasa dengan cara kerja mereka termasuk dalam pembuatan mobil hingga menghasilkan produk yang diakui lebih berkualitas, terutama dalam hal kenyamanan. Jepang membuat mobil untuk menjawab keinginan orang akan mobil yang lebih murah dan terbukti lebih laku, meski beberapa merk sudah bisa hampir sejajar dengan mobil buatan Jerman. Tapi apakah mobil buatan Jerman akhirnya langsung ditinggalkan oleh pembelinya alias tidak laku, terus pabriknya bangkrut ?  Mobil Jerman tetap banyak pembelinya, terutama dari golongan-golongan tertentu atau komunitas-komunitas tertentu.
Demikian juga dengan motor. Cara orang Italia dengan orang Jepang dalam membuat sepeda motor sangat berbeda  satu sama lainnya. Masing-masing punya keunggulan dan kelemahan.
Ada satu lagi yang positif yaitu di bidang olahraga. Cara mereka berpikir untuk bermain juga beda-beda.
Inggris dengan Spanyol dengan Italia dalam hal memainkan sepakbola berbeda pemikiran. Orang Inggris bermain bola terkesan full power, kick and rush. Spanyol mengolah bola seperti yang dilakukan oleh kebanyakan tim-tim Latin, bermain dengan gaya indah. Kalau orang Italia bermain bola dengan sedikit bertahan. Walaupun berbeda, tapi ke 3 negara tersebut tidak pernah ditinggalkan oleh penggemar sepakbola di manapun, nggak pernah bosan, padahal kompetisi mereka yang berbeda tersebut sudah berlangsung seabad lebih. Bahkan sudah menjadi wabah (mania) ke hampir seluruh dunia
Ada satu lagi beda pemikiran di bidang pengobatan.
Cara bangsa China dengan bangsa Eropa atau bangsa Arab atau angsa Indonesia dalam meramu obat-obatan berbeda satu sama lain. China terkenal dengan aneka ramuan tradisionalnya, sementara Eropa meramu dengan campuran kimia. Tapi cara ke duanya hingga kini masih tetap dipakai. Bahkan perpaduan antara ramuan China dengan Eropa atau Arab atau mungkin Indonesia akan bisa memperkaya teknologi pengobatan untuk kepentingan manusia juga.
Untuk urusan masak-memasak dan urusan selera ?. Cara memasaknya orang Padang dengan orang Jawa berbeda pemikirannya. Tapi banyak orang Jawa yang sering makan masakan Padang juga dan tidak sedikit orang Padang menikmati masakan yang diracik oleh orang-orang Jawa atau Sunda.
Akhirnya saling menguntungkan.
Dari sekian milyar manusia yang ada di planet bumi ini, ada nggak yah, manusia yang 100% sama persis ?.

Bahkan dua orang kembar identikpun kalau diperhatikan secara mendetil pasti ada bedanya, setidaknya beda sekian menit waktu keluar dari rahim ibunya.

AMERIKA, EROPA, TIMUR TENGAH TERMASUK JUGA INDONESIA SELALU INGIN TAMPIL BEDA. DEMIKIAN JUGA NEGERI CHINA YANG TAMPIL MAKIN BEDA DENGAN KOTA-KOTANYA
Ini 10 KOTA TERBESAR DI CHINA !


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Artikel Motivasi Lain :

negara adi daya1modal sukses1olahraga menyehatkan1libur sabtu1fenomena Indonesia1

OBAT STRES DENGAN HOBI

Yang Maha Kuasa menciptakan mahluk yang disebut manusia ini sangatlah sempurna. Ada begitu banyak hal-hal yang bisa kita pahami, tapi pasti ada juga hal-hal yang jelas sulit bahkan nggak mungkin dimengerti, seperti ruh yang selalu “setia” mendampingi kemana saja kita pergi, dalam suka dan duka, kecuali waktu kita sedang tidur dan kalau sudah tiba “waktunya” yang memang pasti.

“DALAMNYA LAUTAN BISA DIUKUR, DALAMNYA HATI … WHO KNOWS?

“BURUK RUPA CERMIN DIBELAH”  (Dia yang salah, kok orang lain yang dimarahi..)

Dua kalimat di atas walau cuma peribahasa, setidak-tidaknya membuktikan keterbatasan manusia dalam memahami dirinya sendiri, apalagi ciptaanNya yang lain di luar manusia. Manusia yang serba “terbatas”. Ada orang Sunda bergurau tapi maknanya “dalam” : MANUSIA=Mana Nu Sia! kalau diTranslate ke obrolan Betawi artinya “Mane Punya Lo!”.
Satu karunia lagi bagi manusia misalnya hobi, bersyukur kita diberi sesuatu “unsur” yang bernama hobi. Betapa berharganya kalau kita mempunyai hobi. Adakah manusia yang nggak mempunyai hobi? Mungkin ada yang belum tau apa sih hobi itu ? Hobiku apa sih ? Menurut pemahaman saya yang sederhana kurang lebih begini, ada satu pekerjaan/kegiatan di mana pekerjaan/kegiatan tersebut kalau dijalankan oleh seseorang maka sangat menyenangkan bagi yang melakukannya meski tanpa upah, pamrih, pujian dan sebagainya. Ada orang demi kelangsungan hidup hobinya, apapun bisa jadi korban, bisa jadi nomer ke sekian, termasuk pasangan.
Apa hobi kamu? “Main musik !!..”Tapi kalo nggak ada yang ngajak rekaman atau manggil untuk manggung atau ngajakin nge-band gimana?, “Oh nggak papa, biar sendirian gw tetap main gitarrr..jreng..gonjrang ..gonjreng, “Saya tetap gedebak gedebug duk csss, main drumm” … “Dan aku tetap ngak ngik nguk ngek ngok.. nggesek biola sambil menghayal seperti Pak Idris Sardi atau Vanessa Mae. Itu yang namanya hobi.
Hobinya menggambar..!.. “Kok belum ada yang ngajak pameran sih?, “Iya, tapi nggak papa deh, saya tetap demen kok curat coret di buku gambar, melukis tentang situasi yang sedang carut marut”.  “Hati-hati jangan di tembok orang!.  Begitulah hobi.
Main badminton? Main catur? Baca buku? Menulis? Mancing ikan yang bisa menghabiskan waktu di pinggiran empang, di derasnya aliran sungai atau di tengah lautan biru, berjam-jam hingga seharian?.
Atau barangkali hobinya yang berhubungan dengan seni olah makanan?. Kan biar jadi ahli seperti Farah Quinn yang manis. Atau yang berhubungan dengan urusan MINUMAN?.
Ada kegemaran lain ?, belanja ke mall !!. Wah kalau belanja ke mall itu termasuk hobi atau bukan yah?, Soalnya nggak ada alternatif penggantinya, harus selalu pake duit sih, coba kalo nggak punya duit, demi hobi jadinya “gesek” sana “gesek” sini nanti, jadi maksa-maksain ngutang ?. Secara nggak langsung berarti hobinya gesek kartu di situ gesek kartu di sono, ngutang. Kalo main musik nggak ada alat ada penggantinya kan?, pake mulut bisa atau cukup dengerin musik. Menggambar kalo nggak ada alat lukis bisa cuma pakai pinsil di kertas. Kalo olahraga banyak pilihan, nggak ada raket atau bola, yah cukup lari-lari kecil atau jalan santai aja, namanya juga olahraga, atau bisa juga nonton olahraga aja tiap akhir pekan, bisa juga kan? Meski belum tersalurkan.
Yang sangat terasa kalau kita sedang mengalami kondisi yang kurang mengenakkan, lagi nggak mood,lagi stres, lagi jenuh, hobi kita bisa jadi obat yang cukup mujarab untuk sekedar meringankan beban pikiran.
Meski begitu, hobi bisa saja malah menjadi penyebab tidak langsung stres. Hobi yang dijadikan profesi, mata pencaharian. Seseorang yang hobi musik, seni peran atau olahraga, badminton, sepakbola misalnya, waktu dia dalam masa meniti karir tapi memasang target terlalu tinggi bahkan bermimpi ingin jadi musisi top, aktor terkenal, jadi aktris seksi, artis papan atas, ingin bisa masuk TV lalu mendapat gelar selebriti, kemudian diliput berulang-ulang sampai orang bosen. Kalau cita-citanya atau mimpinya itu tidak kunjung menjadi kenyataan ?…